BRMP Kalsel Ikuti Rakor Pengelolaan Bantuan Pemerintah untuk Perkuat Tata Kelola dan Dukung PM-AAS
Bogor (brmpkalsel) – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Selatan mengirimkan dua perwakilannya, Retdiyano Aliviar Suwardana, S.T., M.Si. selaku Ketua Tim Kerja Pendampingan dan Cahya Wening, S.Kom., untuk mengikuti Rapat Koordinasi Perkembangan Pengelolaan Bantuan Pemerintah yang diselenggarakan oleh Sekretariat Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian pada 30–31 Juli 2026 di Ruang Pertemuan Pusat Perakitan dan Modernisasi Perkebunan.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi forum koordinasi antara Direktorat Jendral lingkup Kementerian Pertanian dalam menyamakan persepsi, memperkuat tata kelola bantuan pemerintah, serta mengidentifikasi berbagai kendala teknis di lapangan guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program bantuan pemerintah.
Rapat koordinasi dibuka oleh Sekretaris Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian, yang dalam arahannya menekankan pentingnya pengelolaan bantuan pemerintah yang akuntabel, transparan, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan Permentan No.2 Tahun 2026. Penguatan tata kelola dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan bantuan pemerintah memberikan manfaat optimal bagi petani dan mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.
Pada sesi materi, Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian memaparkan pentingnya pengawasan dan pengelolaan bantuan pemerintah yang mengedepankan prinsip akuntabilitas, transparansi, serta tepat guna. Selanjutnya, materi dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) disampaikan oleh Direktur Pestisida, yang menjelaskan kebijakan serta mekanisme pelaksanaan bantuan pemerintah agar proses penyalurannya berjalan sesuai regulasi.
Rangkaian materi kemudian dilanjutkan oleh narasumber dari Direktorat Jenderal Perkebunan, Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, serta Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Masing-masing pemateri memaparkan perkembangan pelaksanaan bantuan pemerintah sesuai bidangnya sekaligus menyampaikan strategi percepatan realisasi program di daerah.
Diskusi yang berlangsung setelah penyampaian materi menjadi salah satu agenda penting dalam rapat koordinasi. Para peserta dari berbagai satuan kerja menyampaikan berbagai kendala teknis di lapangan, terutama terkait proses pengusulan Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL), kelengkapan administrasi, verifikasi data, hingga percepatan penyaluran bantuan pemerintah. Berbagai masukan yang disampaikan diharapkan menjadi bahan evaluasi dalam penyempurnaan mekanisme pengelolaan bantuan pemerintah ke depan.
Memasuki hari kedua, pembahasan difokuskan pada aspek teknis pelaksanaan bantuan pemerintah. Materi diawali dengan pembahasan mengenai tata cara penyusunan Berita Acara Serah Terima (BAST) sebagai salah satu dokumen administrasi penting dalam proses penyaluran bantuan pemerintah. Selanjutnya, peserta memperoleh materi mengenai dukungan bantuan pemerintah dalam mendukung implementasi Program Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) sebagai program strategis Kementerian Pertanian dalam mendorong transformasi menuju pertanian modern.
Keikutsertaan BRMP Kalimantan Selatan dalam rapat koordinasi ini diharapkan semakin memperkuat kapasitas pendampingan di daerah, khususnya dalam pengelolaan bantuan pemerintah yang lebih efektif, akuntabel, dan tepat sasaran.